Friday, June 12, 2009

darah

jeritlah wahai tawa, jangan bergema saja
gemparkan tembok2 manusia itu
ia tidak seteguh mana
hanya berasaskan nafsu cuma

deraslah wahai air mata, jangan diseka2
membasuh noda cerca
datangnya tidak didamba
lohongkan jiwa yang lara

bila tangan di kepal rapat
tika mata di pejam erat
sedang kepala ditunduk
air mata bertukar keringat
darah itu milik ku

7 comments:

LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin